Barabai — MAN 4 Hulu Sungai Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan karakter dan identitas pelajar melalui partisipasi aktif dalam Kemah Budaya, sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh Saka Widya Budaya Bakti. Kegiatan ini berlangsung pada 12–14 Desember 2025 di Baruh Bunga Outbond, Kecamatan Batu Benawa.
Sebanyak 27 peserta dari
MAN 4 HST turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri atas 2 bina damping,
2 staf kontingen, 8 anggota Sangga Putra, 8 anggota Sangga Putri, 2 peninjau
putra, dan 5 peninjau putri. Seluruh kontingen dilepas secara resmi oleh
Pembina Pramuka MAN 4 HST, Fatihatun Ni’mah, pada hari ini sebelum berangkat
menuju lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya,
Fatuhatun Ni’mah menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi ruang
pembelajaran yang bermakna bagi para peserta. “Kemah Budaya adalah kesempatan
bagi kalian untuk mengenal jati diri, belajar menghargai budaya, dan memperkuat
karakter sebagai generasi muda. Ikuti setiap kegiatan dengan disiplin, percaya
diri, dan tetap menjaga nama baik madrasah,” ujarnya.
Kegiatan Kemah Budaya 2025
menghadirkan beragam perlombaan, mulai dari Pentas Seni Kebudayaan, Pionering
Kreasi, Cerdas Cermat Kebudayaan, hingga Vlog Budaya dan Artikel Budaya. Setiap
cabang lomba dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, kerja sama, serta
kecintaan peserta terhadap budaya lokal dan nasional.
Acara ini terselenggara berkat kolaborasi antara Dinas Pendidikan Hulu Sungai Tengah, Saka Widya Budaya Bakti, dan Kwarcab Hulu Sungai Tengah. Melalui kegiatan ini, MAN 4 HST berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga semakin memahami peran mereka sebagai pelajar dalam melestarikan budaya dan membangun karakter bangsa.
