Barabai (MAN 4 HST) — Rasa empati dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MAN 4 Hulu Sungai Tengah (HST). Pada Kamis (24/10/2026), murid putra bersama jajaran dewan guru dan staf MAN 4 HST bertakziah sekaligus melaksanakan shalat jenazah (kifayah) untuk salah seorang warga masyarakat yang bermukim di lingkungan sekitar madrasah.
Kehadiran para murid dan dewan guru dalam pelaksanaan shalat kifayah ini merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus wujud kepedulian madrasah terhadap warga tetangga. Kehadiran rombongan madrasah yang turut mendoakan jenazah direspon hangat oleh pihak keluarga duka dan warga setempat.
Pembina Keagamaan MAN 4 HST, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa keikutsertaan para murid dalam kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban sosial, melainkan juga sebagai bentuk pendidikan karakter dan praktik keagamaan secara langsung bagi peserta didik.
"Kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan langsung bagi para siswa. Selain menjalankan kewajiban fardhu kifayah, anak-anak belajar mengasah rasa empati, memahami arti bermasyarakat, serta mengaplikasikan teori tata cara shalat jenazah yang mereka pelajari di kelas ke dalam kehidupan nyata," terang Yusuf.
Melalui kegiatan bertakziah dan shalat kifayah bersama ini, MAN 4 HST terus berkomitmen mempererat tali silaturahmi dengan warga sekitar. Pihak madrasah berharap kebiasaan baik ini dapat terus tertanam dalam diri para siswa agar menjadi pribadi yang religius dan memiliki kepekaan sosial tinggi di mana pun mereka berada.
Redaksi: Haidir